Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mengapresiasi Kopi

Malam ini, malam kopi luwak

Lelah lalu merebah. Bersama ayah, pulang kerja lembur saya menikmati secangkir kopi agar lebih relax . Kebetulan saya kecipratan rezeki. Abang ipar saya rela berbagi setengah kopi luwak yang dikirim temannya dari Medan. Paling nikmat menikmati kopi bersama ayah sembari ngobrol ngaler ngidul , bercengkrama.

Nonton dan Ngopi bareng Bapa

Semenjak punya alat-alat kopi, meski belum seberapa, saya jadi hobi bikin kopi sendiri bahkan bereksperimen. Biasanya saya menikmati kopi di luar rumah, baik di coffee shop maupun di warung-warung kopi lokal tradisional. Hari ini seperti biasa, saya dan Bapak ngumpul di ruang nonton buat nonton Persib vs Pelita Jaya yang disiarkan langsung di televisi. Sore cerah yang berangin sambil nonton bola bareng Bapak rasanya tidak enak jika tidak dilengkapi gorengan. Maka pergilah saya naik sepeda buat beli pisang goreng, lobi-lobi, dan hui (ubi) goreng. Sepulangnya ke rumah, masih ada yang tidak lengkap. Gorengan tanpa kopi? rasanya seperti sayur tanpa garam. Berhubung Mama lagi pergi arisan, membandel lah kami, saya menyeduh secangkir kopi. Kopi tubruk untuk saya dan kopi susu untuk Bapa. Sebetulnya kami berdua tidak diperkenankan minum kopi, apalagi kalau sering-sering. Bapa punya batu ginjal, sedangkan saya memang ada masalah sama jantung karena mama mengidap penyakit yang sama. Itulah se...

FRENCH (es)PRESS(o)

Postingan pertama saya di tahun 2011 membahas sekilas tentang alat seduh kopi Vietnam Drip , yang sudah lumayan lama saya incar semenjak tahu tentang keberadaannya lewat blog  Cikopi . Pertama kali tahu tentang alat itu, saya langsung tertarik karena saya pikir alat itu bisa membantu saya jadi barista dadakan (dibanding kalau harus kursus dengan biaya jutaan). Saya yang suka kopi tapi sialnya tidak boleh sering ngopi ini merasa terpuaskan setelah akhirnya bisa juga beli alat mungil yang ternyata memang lebih mungil dari yang saya bayangkan.