oleh: Senjana Jingga Angin mengguncang tenda, tiada lebih gempar dari teriakan tengah malam di luar, waktu hujan menampar-nampar Dari balik kabut likat Seruan juga tanya tak terjawab Aku menggigil, Mas Agus mereka panggil-panggil tapi yang terdengar hanya sapuan angin pada kerikil (Maret, 2016)