Label

16.4.10

Seperti di Kejar Setoran Angkot

Hahaha.... Semester sibuk dan minggu - minggu sibuk sudah tiba. Saat UTS menghantui dan kewajiban untuk ngumpulin Gliederung + BAB I Kolloquium (Proposal buat skripsi) semakin dekat waktunya. Senin besok harus dikumpulin. Saya memperhatikan teman - teman yang memanfaatkan jatah absen kuliah untuk membolos dan konsen bikin Gliederung dan BAB I. Kepala pening, tidur di antara tumpukan buku - buku, kondisi yang semakin hari semakin akrab saja. Mata dipaksa melotot selama mungkin di depan layar komputer, gerigi - gerigi otak terus dipacu untuk berputar. Kopi pekat disiapkan supaya mata bisa terus melek, jantung terus memompa darah ke otak biar bisa mikir.


Seperti dikejar setoran angkot. Begitu. Ya, begitu. Bedanya, setoran angkot bisa ngutang dulu kalau belum memenuhi target. Sedangkan ini, ga bisa di tunda - tunda. Berani ngutang, berarti tahun depan ngulang. KAPAN LULUS NYA KALAU GITUUUU.....???? 
Keep fighting, guys. Wir schaffen das! 

Gliederung saya setelah 2 kali bolak balik revisi...