Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2011

Yang Tua-Tua Keladi

Setelah melewati kemacetan Kebon Kalapa yang aduhai..hai..hai.. aduh padatnya, saya turun di pertigaan jalan Suniaraja-Otista-Kebon Jati. Dari situ saya mantap berjalan kaki ke jalan Kebon Jati, melawan arus kendaraan. Jalanan ini cukup padat juga, selain satu arah, banyak pedagang kaki lima di trotoar, juga angkot-angkot yang ngetem karena ada sekolahan di sini. Ruwet banget deh... matahari siang bolong terik, pedahal sewaktu saya berangkat dari rumah itu mendung loh...wah! Teruuuuuus saya berjalan naik turun trotoar, menembus kerumunan anak sekolahan, sampai di bangunan tua sebuah pabrik kopi. Ya, Javaco .

Menikmati Keheningan di dalam Teko

Ini kali kedua saya menginjakkan kaki di teko. Tempat ini masih sama sepinya dengan dulu-dulu, tiap saya berkunjung, tak ada pengunjung lain dan tiap kali saya berkunjung, selalu saja cuma ada uang pas-pas an di dalam dompet. Tempat ini terletak di Jl. Neglasari, kawasan Ciumbuleuit (hayooo...yang bukan orang sunda pasti belibet ngomongnya. heuheu), memang agak terpencil tempatnya. Saya tidak tahu kapan waktu ramai dari tempat ini ya? Yah...terserah, saya suka tempat ini tetap hening. Speciality di tempat ini memang minuman teh, berbagai jenis teh ditawarkan dalam daftar menu dan dihidangkan dengan gelas unik dan teko. Enak. Makanannya ada kue-kue belanda dan lainnya. Pertama kali saya ke sini, bersama sepupu dan si comro, kami memesan teh jasmine. Tapi ini kali bersama si comro, saya pengen ngopi.

Akhirnya...

Dan akhirnya, berakhir sudahlah status saya sebagai mahasiswa di hari rabu, 6 April kemarin. Setelah berada di ruang sidang yang penuh dengan pertanyaan selama satu jam dan yudisium yang setengah jam, akhirnya saya lulus dengan predikat sangat memuaskan. Pedahal waktu sidangnya saya blepotan ngomong bahasa jerman, kadang kata kerjanya aja ketinggalan.