Label

22.8.15

Rinjani, A Joy and A Loss (Part 2)


Perjalanan di Rinjani memang panjang. Mulai dari Pos II Sembalun, bahu sudah mulai tak nyaman. Satu per satu barang tidak penting ditinggalkan di bale-bale setiap pos peristirahatan. Perjalan di Rinjani memang panjang. Melihat Segara Anak dari dekat sungguh mengharukan dan tentu bikin jelalatan saking banyaknya bule berpakaian renang. Meski keindahan tersebut nyaris hilang akibat salah jalan, nyasar hingga tepi jurang. Makanya lain kali janganlah paksakan untuk berjalan malam. Selain lebih melelahkan, juga suasananya terlalu mencekam. Ternyata Tuhan masih sayang dan beruntunglah kita, Comro, bertemu orang yang mau menunjukan jalur benar.

Baca kelanjutannya di Rinjani, A Joy and A Loss (Part 2)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar