Label

18.4.16

Senjana Jingga

Aku menamaimu Senjana Jingga.
Tahu kenapa?
Karena kecintaanku pada senja, ternyata hinggap padamu juga.
Tapi seperti senja, kamu hanya berani berdiri di kejauhan saja.
Aku tidak bisa mengantongimu, Senja ...
atau kulipat dalam amplop.
Tidak seperti yang dibilang Seno Gumira Ajidarma. 
Sudah, tak apa ...
Namun tentu kamu tahu, bahwa aku adalah penanti senja
paling setia. 

(Aisya, Sudut Sepi, 14-11-2015)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar